--------------------------------
"sarjana pendidikan bidan"??pasti masih banyak yang belum tahu,kalo sekarang...ada S1 Pendidikan Bidan di Indonesia melalui jalur PMDK,,..aku angkatan yang ketiga...yahhh...jadi wajar karena memang angkatan pertamanya saja belum tamat...
sejauh ini..universitas yang membuka S1 Pendidikan Bidan yaitu Universitas Airlangga dan Universitas Brawijaya....
----------
bedanya, Universitas membuka penerimaan dari transfer Diploma Kebidanan (Jalur alih jenjang) dan lulusan SMA, sedangkan Universitas Brawijaya hanya menerima dari lulusan SMA...tamatan SMA menempuh pendidikan selama 8 semester ditambah 2 semester profesi..kalo tamatan DiplomaKebidanan, menempuh 3 semester ditambah 2 semester profesi...
hhhhmmmm...tapi menurut aku sih...S1 Pendidikan Bidan lebih "pas" kalo mahasiswanya tamatan dari Diploma Kebidanan...karena penambahan teori yang didapat selama di S1 nanti, lebih cocok bila didampingi dari skill yang terlebih dahulu sudah didapat ahli madya Kebidanan...yahh...tentu saja pengalaman yang membedakan.....
tapi,...tidak menutup kemungkinan mahasiswa S1 Pendidikan Bidan dari lulusan SMA, dapat lebih unggul...semua tergantung kemauan dan kerja keras...
-----------
Lulusan sarjana pendidikan bidan??
jadi kayak dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dong??ya nggak lah...sarjana pendidikan bidan = "Bd.Putri,S.Keb"...dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan = "dr.Putri,SpOG"....dari situ aja udah beda...Bidan ya Bidan...apapun tingkat pendidikannya..mempunyai batasan kewenangan kerja yang jelas beda dengan SpOG...
bidan = midwifery....adalah satu bidang ilmu yang mempelajari keilmuan dan seni yang mempersiapkan kehamilan, menolong persalinan, nifas dan menyusui, masa interval dan pengaturan kesuburan, klimakterium dan menopause, bayi baru lahir dan balita, fungsi–fungsi reproduksi manusia serta memberikan bantuan/dukungan pada perempuan, keluarga dan komunitasnya (KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 369/MENKES/SK/III/2007 TENTANG STANDAR PROFESI BIDAN).
------------------------------
Porsi pencapaian teori maupun praktik jenjang pendidikan Kebidanan S1
disampaikan secara berimbang.
Berikut kutipan dari sekretaris Program pendidikan S1 Kebidanan Dr. Baksono Winardi, Sp.OG(K) yang disampaikan Beliau pada saat pelantikan perdana sarjana pendidikan bidan FK Unair angkatan I Periode 2008/2009
---------“para Mahasiswa Program S1 kebidanan ini awalnya dibekali dengan kapasitas “knowledge” atau pendalaman ilmu maupun teknik dasar meliputi Ilmu dasar Kedokteran yang berkaitan dengan Kebidanan, baru setelah mantap secara teori, mereka kemudian akan diarahkan untuk masuk ketahap praktik” ungkap Dr. Baksono.
---------Selain dibekali ilmu dasar, para Mahasiswa S1 Kebidanan juga dibekali dengan keterampilan sekaligus manajemen. “Jadi orientasi kedepannya, lulusan S1 Kebidanan FK Unair selain dapat menjadi praktisi kesehatan, juga bisa menjadi Dosen pengajar.
--------Hal tersebut sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Badan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) bahwa komponen Pendidikan S1 praktik Kesehatan harus melalui pendidikan profesi usai lulus dari pendidikan akademik dengan harapan para lulusan nantinya memiliki kemampuan yang seimbang antara soft skill dengan hard skill. nah..gitu deh...gimana?? para bidan dan calon bidan? kalian berminat melanjutkan ke S1 Pendidikan Bidan?
untuk info lebih lengkapnya..bisa dilihat di www.pmdk.unair.ac.id atau www.ub.ac.id
P.S : semoga bermanfaat, maaf bila terdapat dalam kesalahan penulisan ...wassalam..PYS*